Oktober 11, 2011

More Than Words

"Tak perlu melupakannya,simpan saja, suatu saat barang yang disimpan lama akan usang"
"Benda yang berharga akan selalu dirawat, tak akan dibiarkan usang"
.
 "Saat ini kau sedang tersesat. Begitu kau sudah terbiasa dengan keadaanmu, kau akan kembali ke duniamu.."
.

"Kami berjalan saling membelakangi satu sama lain, kemuadian satu persatu jejak kami menghilang"
.

"Dia adalah sebuah perhiasan bernama kenangan yang tak pernah tidur"
.

"You don't love me, you just feel guilty about me"
.

"Kucoba memperbaiki sayapmu yang patah, tetapi sesuatu yang hanya diperbaiki tak akan kembali seperti semula. Tetap saja ada luka diraga dan jiwanya, yang bahkan tak bisa sembuh dengan cinta sekalipun"
.....

kutipan kalimat diatas diambil dari beberapa cerita fanfiksi yang telah tak baca. dan masing2 kalimat itu bener2 'ngena' banget menurutku. Ini mungkin kedengerannya smooth ato bahkan fluffy, tapi ya gimana lagi emang ceritanya amazing kok. Sesuai laah kalo aku bilang keren.

Dipostingan yang bulan apa gitu, kan pernah aku nyinggung tantang fanfiction. Nah, sampe sekarang aku masih hobi baca fanfiksi walopun frekuensi membaca jadi berkurang gara2 tugas sekolah yang nggentayangin aku -_-
To be honest, aku suka baca fiction genre romance. Tapi beberapa bulan ini aku jadi ganti ke genre romance with angst. Iya, angst! Kenapa? soalnya kalo genrenya cuma romance aja itu terkesan udah kadaluarsa, dan kalo angst itu biasanya lebih membahas tentang konflik antar tokohnya. Dan disitu biasanya terjadi pergejolakan emosi yang amat sangat hebat yang dituliskan sang author dengan untaian kalimat2 berbahasa pujangga. And that's so cool!

aku juga gak suka fiction dengan gaya penulisan 'gue-elo'. sungguh, itu bener2 merusak niatanku buat baca, dan akhirnya aku gak jadi baca fanfic itu. Gimana ya, soalnya kalo baca fiction dg tulisan 'gue-elo' itu rasanya kurang dapet aja feelnya. Dan kalo fict itu adalah drabble, aku juga males baca. soalnya terlalu pendek dan kayaknya konfliknya kurang seru aja mengingat drabble cuma ditulis dengan sekitar 1000 kata.

till now,aku masih nungguin kelanjutan cerita fanfiction dari fandom Naruto. Authornya hiatus lamaaaaa banget, terakhir dia publish cerita itu tahun 2009/2010 dan gak tau kapan dia bakal update cerita lagi *hiks. Itu bikin aku ngerasa penasaran sama kelanjutan ceritanya. Authornya ini gaya penulisannya buagus. Diksinya ada tapi mudah dipahami.

Nih, beberapa my fav. author dari fandom Naruto yang ada di  fanfiction.net:
  1. Awan Hitam
  2. Park Gyu Mi
  3. Sabaku noGhee
  4. Shiorinsan
sekedar info aja, pertama kali aku baca fanfiction itu gara2 nyari 'kebenaran' tentang hubungan Leorio sama Kurapika di anime Hunter X Hunter. Dan setelah aku ngubek2 Google, aku nemu cerita tentang mereka berdua. Nah disitu aku mulai kenal sama yang namanya fanfiksi. Parahnya lagi, Leorio sama Kurapika itu sama-sama laki-laki. Walopun aku rada meragukan si laki-laki cantik, Kurapika. Dulu aku pernah salah kira, aku dulu mikir kalo Kurapika itu perempuan. errrhz
sekarang loh ya, siapa yang gak salah sangka sama orang yang kalo pake baju mesti panjang, terus rambut yang bisa dibilang kayak cewek, terus suaranya itu juga sangat soft! Salahin aja Kurapika, kok dia bisa punya wajah secantik gitu. Well, akhirnya aku baca fanfic itu dengan mereka berdua sebagai main characters. Ohiya, genrenya romance. dan itulah sejarah singkat saya saat berkenalan dengan dunia per-fanfiksi-an.
 
sekarang aku lagi belajar baca fanfic yg make bahasa Inggris sebagai bahasa ceritanya. ya itung2 ini juga aku improve my English laaah ;)
okay, that's all bout fanfiction and dankeeeee!!
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar