Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Agustus 26, 2015

Attack on Titan [Part 1] | Review


Niat buat nonton film ini akhirnya terlaksanakan hahaha. Jauh si, harus ke Sidoarjo dulu soalnya cuma ada di Sun City, berhubung Surabaya ga punya blitz (nama bioskop) dan menurut info dari internet kalo live action ini cuma bakal tayang di blitz jadi ya gak apa lah.

Karena temen-temen lagi sibuk ng-ospek-in adik kelas (re: ga ada yang hobi liat anime ber-titan), jadi yaudah pergi sendirian. Tiap kali nonton sendirian mesti sama mbak-mbak ticketnya dilihat dengan tatapan aneh. Lah emangnya kalo aku bilang "satu orang, mbak" kenapa? Gausa ngeliatin kayak aku anak ilang atau gimana kan ya. Percayalah, ibuku sudah memberi izin.
Satu teater isinya mungkin cuma sekitar 30-40an orang, what a weeaboos. Row F adalah baris dimana masih ada orang duduk. Kebawah ya udah kosong gaada orang yang mau ngisi. Sisanya yang berisik ada diatas. Rerata si yang nonton masi pake seragam rame-rame sama gengnya. Geng nerd wahaha bercanda. Jadi berasa udah tua ;_;

Awalnya gara-gara udah namatin animenya yang sesason 1 jadi ya okelah I'll give this movie a go, terus pas tau yang main Kanata Hongo waaaaaaaaaaaaaa. Cast di film ini, di posternya, ga begitu jelas wajahnya. Banyak noda lumpur, yang keliatan bening cuma Mikasa a.k.a Kiko Mizuhara. Cantik deh mbak Kiko, sisanya ya tunggu pas liat filmnya. Pas adegan awal mbak Kiko, ada cewek diatas saya nyeletuk "itu pacarnya JiDi yang perempuan" ke temennya, and I was like 'can you not for a while stop talking also it's none of your bussiness. Shush" tapi ya realitanya aku cuma diem sambil eyeroll.

Oke fokus.

Gak sukanya kalau dari manga ke anime terus ke live action, pasti ada aja bedanya. Entah plotnya, entah tokohnya, entah lingkungannya ada aja yang beda. Aku si cuma ngikutin animenya dan kerasa bedanya. Plotnya berubah!!! Menurut animenya, Eren, Mikasa sama Armin itu selamat dari titan yang masuk ke Wall Maria. Terus mereka masuk ke Wall Rose dan berlatih buat jadi semacam 'tentara' pembasmi titan. Nah di filmnya, pas titan udah masuk Wall Maria dan mulai makan penduduk, Eren, Mikasa sama Armin yang lagi meyelamatkan diri buat masuk ke salah satu rumah besar/ gereja/ gudang terpisah. Terus ada bayi gitu deh dijalan, nah Mikasa pengen nyelamatkan bayi tadi. Otomatis kesempatan dia buat nyelamatkan diri ke rumah besar jadi sedikit karena tempatnya ga cukup dan titan-titan udah mendekat kesitu. Sialnya Eren udah masuk ke rumah besar tadi terus sadar kalo Mikasa masih diluar. Dia pengen masukin Mikasa tapi dicegah sama penduduk lainnya. Eren ngintip ke jendela dan dia ngeliat Mikasa lagi bawa bayi sambil background dibelakangnya ada titan mendekat. Terus gatau kenapa, kayak ada semacam hantaman gitu jadi orang-orang yang didalem rumah pada terhempas kebelakang (ini deskripsi macam apaan haha). Eren buru-buru bangun dan ngeliat kondisi diluar, ternyata Mikasa udah ga ada. Akhirnya dia mutuskan keluar dari rumah itu terus penduduk yang didalemnya  ngunci pintu dari dalem. Tanpa diduga-duga, ternyata dibelakang rumah itu udah ada sekitar tiga titan yang siap buat menghancurkan rumah tadi. BANG, mati semua mereka yang ada didalem rumah tadi. Eren? Dia jalan kelimpungan menerobos puing-puing rumah dengan baju bersimbah darah dari penduduk.

Beda kan? Beda!

Kalo di animenya, tiga bocah tadi itu selamat masuk ke Wall Rose dan dilatih jadi Trainees Squad atau apa gitu lupa sebelum jadi anggota Scouting Legion.

Versi live actionnya ada time skip menuju 2 tahun kemudian. Armin selamat dan barengan lagi dengan Eren di Wall Rose. Mereka udah pakai jaket Scouting Legion. Tapi masih amatir gitu awal-awal. Barulah muncul si Hanji Zoe. Kalo di animenya si ga jelas gendernya dia apa, tapi di filmnya dia adalah perempuan. Dia itu kayak titanogist (lol), yang tau dan mempelajari hal-hal tentang titan. Muncul juga Sasha, Jean, dan beberapa karakter lain dengan nama Jepang. Oiya ada Hiana! Dia ga ada di anime, dan ga tau kenapa aku gak suka sama si Hiana. Harusnya Hiana ini dihapus dan Levi dihadirkan. Ah sayang sekali, sutradara dan direktor berkata lain.

Orang-orang tadi jadi kerjanya memantau keamanan wall dan isinya, juga diberi petisi buat memperbaiki Wall Maria yang bolong gara-gara colossal titan. Jadi mereka berangkat malam hari, dengan anjuran Hanji Zoe bahwa titan kalo malem tidur dan gak begitu awas keadaan, naik truck/ tank. Ditengah jalan menuju pusat kerusakan Wall Maria meraka berhenti karena ngerasa ada yang ga beres. Terus si Hiana mendengar suara anak kecil gitu di reruntuhan bangunan. Eren ngikutin si Hiana. Bener aja, ada anak kecil tapi seukuran titan. Mana Hiana ini pake acara teiak segala hhh jadinya ya bayi titan itu sadar terus nangis. Tangisannya ngebangunin titan dewasa lainnya. Walhasil kocar-kacir deh regu yang dipimpin Hanji Zoe. Ditengah kericuhan titan yang menyerbu dan memakan manusia-manusia kecil, muncullah dua orang misterius. Mereka udah canggih dan bisa menggunakan 'manuver' secara professional. Jadi tebas sini tebas sana, sekian titan ambruk lalu menguap. Iya, kalo tengkuknya ditebas diposisi yang tepat, titan bakal mati dan menguap gitu aja.

Para anggota Scouting Legion ini terkesiap sama aksi dua orang misterius tadi. Si Hanji Zoe juga terkesima haha aktingnya sesuai banget sama animenya. Dua orang tadi adalah Mikasa dan senpainya, Shikishima. Tokoh ini dan plot ini gak ada di animenya oh my god.

Abis gitu mereka tenang dan sembunyi di reruntuhan bangunan yang aman dari titan. Terus Eren tengkaran sama Jean dan dilerai sama Mikasa. She's damn cool! Terus ada adegan Eren menemukan Mikasa yang lagi main piano di bangunan tadi (piano!wtf) mereka ngobrol serius bentar terus tiba-tiba muncul Shikishima. Adegan berikutnya adalah adegan yang cukup membingungkan, karena gak ada korelasinya, like srsly how could you do that?!

Eren stress gara-gara adegan tadi, dan teriak diluar bangunan. Untung ditemukan sama Hiana, kalo gak buru-buru disadarkan sama Hiana pasti titannya muncul lagi. Gak beruntung juga si, soalnya habis itu ada adegan yang gak penting lagi antara Eren sama Hiana. Duh nih cewek-_- tapi twistnya adalah dibelakangnya Hiana muncul titan like wtf!!!!
Yaudah terus perang sama titan lagi. Sisanya hampir mirip sama animenya, yang Mikasa kehabisan bahan bakar 'manuver', Armin hampir dimakan titan, kakinya Eren putus sampe dia berubah jadi titan.

Bedanya, mereka gak menceritakan titan woman. Padahal titan woman ini yang jadi cliffhanger di anime sesaon 1!! Annie yang membeku!! Oya, tokoh Annie juga gak ada, ya banyak plot twistnya lah ya. Tunggu aja part 2-nya. Attack on Titan: End of The World.

CGI-nya emang ga sespektakuler film ala Hollywood, tapi ya okelah. Setelah dilihat secara seksama, castnya lumayan ganteng-ganteng hahahahahahah

3.5/5

September 01, 2012

The 3rd is..


Hoo yeaaah. Never ending laugh watching this movie since its first time. Dunno what would happen to such real-bullied-middle-school-student Greg and Rowley, but I guess that Rodrick might still be the cool-good-brat-brother. Hahaha
Already watched the trailer and there was a funny scene on the pool hehe. Poor Greg!
I wonder when this movie will be delivered to theatre in this town. Should I download or buy it illegally? I wish Dog Days will be at the theatre soon. Sooner better-_-

And like the other high school student, I got a try out and Chemistry is a total wreck. Why does the atom release its electron? What on earth dipol-dipol is and I just too careless to read the question properly? WHY?!! Couldn't get worse when your teacher said the TO score as for your daily task's score.

Juni 28, 2012

2 in 1



Oke, ini bukan joki 2 in 1 ataupun 3 in 1. Ini adalah sebuah cerita dimana saya dan teman-teman( Sely, Carisa, Levina, Syahrul, Dimas, Ryo, dan Eke) menonton film. Kita berkumpul di Cito. Nonton Abraham Lincoln: Vampire Hunter. Okelah, filmnya cukup bagus tentang vampir-vampir yang bisa tahan sinar matahari. Mungkin mereka pake tabis surya dengan SPF paling tinggi yang di sediain sama alfamidi sekitar. #loh?


April 07, 2012

Happy Hunger Games



Ini gara-gara film The Hunger Games yang saya tonton kemarin. Saya berasa kembali ke masa-masa dimana novel Darren Shan menjadi ekstasi buat saya. Novel yang kisahnya diangkat menjadi film itu dibintangi oleh Chris Massoglia dan Josh Hutcherson. Both are handsome hahah

Ya jadi di film Hunger Games itu ada Jennifer Lawrence sebagai Katniss Everdeen dan Josh Hutcherson sebagai Peeta Mellark. Tak lama setelah film dimulai, saya seperti melihat pemeran Esther di film Orphan. Ternyata benar, ada Isabelle Fuhrman.

Saya kira tidak akan ada cerita romance didalamnya karena ini film action, namun saya salah. Adik saya yang ikut nonton sampai berkata "Oh mulai lagi.." ketika beberapa kissing scene terpampang dilayar. Bayangan saya bakalan lebih sadis dari film The Raid, tapi ternyata meleset. Diawal games, seharusnya adegan pembunuhan didetailkan lagi. Bukan cuma sekelebat menebas pedang atau menghujam pisau pada perut tribute dari distrik lain.

Akting Jennifer Lawrence memuaskan! Katniss dengan wajah datar, talkless dan skillnya dalam bermain busur panah sangat menarik. Kadang bisa bersikap halus dan kadang bisa jadi sedingin es batu.

Josh Hutcherson tidak terlalu memukau. Adegan saat games baru dimulai, dia lebih jarang diekspos, mungkin sutradara Gary Ross ingin membuat cerita ini fokus sama Katniss atau gimana saya gak ngerti. Kelebihannya hanya diceritakan bahwa dia bisa mengangkat beban berat dan melemparkannya pada musuh. Hanya itu, kurang keren menurut saya. Dan kisah masa lalunya sama sekali samar. Saya gak mengerti kenapa dia melemparkan roti itu ke Katniss saat hujan.

Film ini didaptasi dari The Hunger Games Trilogy karya Suzanne Collins. Saya belum pernah baca sih, tapi setelah browsing di internet ternyata buku ini laku banget. Ya mungkin memang bagus isinya.
The Hunger Games: 3/5


Current song: After Love-Park Hyo Shin ♥

Maret 25, 2012

The Raid

Saya kembali lagi bung! Kali ini mau mereview film The Raid yang saya tonton bareng Lala dan Dyla di Cito. Mungkin ini mengandung unsur spoiler.

Taken from Wikipedia

Nah, film ini nyeritain tentang sebuah bangunan yang tak 'tersentuh' oleh pihak luar. Dari segi bangunan yang serem abis gitu, para penghuninya sebagian besar juga serem-serem dan 'gila'. Gila dalam artian bakal membantai siapa saja tamu tak diundang yang masuk dalam bangunan tersebut. Nah Iko Uwais yang berperan sebagai Rama—prajurit, bersama dengan rekan-rekannya menyerbu bangunan itu. Tujuannya adalah membunuh 'dia' yang berada dibalik semua kendali didalam bangunan.

Adegan awalnya yang tak tanggung-tanggung, darah yang berceceran dari awal hingga akhir film, serta adu fisik bertaburan sepanjang film diputar sukses membuat penonton bertepuk tangan. Bahkan jerit kasihan kerap terdengar didalam bioskop.

Efek yang diberikan pada saat pelatuk senapan ditarik hingga peluru itu tampak berjalan slow motion menembus leher sorang bocah cukup mengesankan. Ada beberapa bagian dimana seharusnya lawan dari Rama itu mampu menyerang dengan goloknya, namun tidak terlalu janggal. Toh Rama juga pas itu lagi diserang salah seorang yang bawa golok tadi.

Donny Alamsyah sebagai Andi muncul cukup sering dipertengahan film. Bakat psiko cukup kental diperlihatkan saat dia membunuh 2 orang didalam lift. Dan yang mengesankan adalah saat dia dan Rama bertarung melawan Mad Dog. Adegan yang bikin capek ngeliatnya. Mulai dari tinjuan, pukulan, tendangan, bantingan tak terhindarkan lagi. Mungkin kalo itu dipikir secara selogis mungkin, 3 orang tadi sudah pasti mengalami patah tulang dimana-mana. Dan si Mad Dog ini sangat super sekali, pas Andi nancepin pecahan lampu TL ke lehernya Mad Dog dan si Mad Dog ini masih bisa nyerang balik dengan pecahan yang masih tertanam dilehernya. Ini benar-benar super bung! Hingga akhirnya Rama/ Andi menggorok lehernya Mad Dog dengan pecahan dilehernya tadi. Lagi-lagi, darah kembali mengalir.

Film ini bagus untuk segi action dan segala efek yang diberikan didalamnya, walaupun ceritanya gak diungkap terlalu kompleks. Mungkin selama pembuatan film ini mereka harus latihan mental dulu, karenan film ini bikin kita seketika waspada. Serupa dengan film G30SPKI yang pernah saya tonton di sekolah, dimana kekerasan dan pembunuhan menjadi latar utama tayangan tersebut. Hanya saja film G30SPKI belum secanggih The Raid dalam segi efek dan senjata. Nilai saya buat film ini 8.5
Dan yang main itu orangnya cukup ganteng, ada yang mirip Daniel Mananta malah huehehe

Intinya bagi yang hobi nonton, film ini sangat layak rekomendasi. VIVA FILM INDONESIA! :D

Desember 23, 2011

School, Movies, and Holiday

halo.
apa kabar?
baik? Oh aku juga sama, sepertinya.
__________________________________________
 Hari akbar telah tiba. Hari dimana segenap jiwa pelajar sudah ditentukan nasibnya. Nilai baik dan nilai jelek, bedanya yang ngitung bukan malaikat tapi guru. Shit. I have to be more serious in the second semester, and I should choose the proggram [red: penjurusan].
Cuma mau bilang:
  1. Alhamdulillah
  2. Subhanallah
  3. Selamat Hari Ibu ya mama :)
  4. Senang sekali bisa nonton banyak film pekan ini!
____________________________________________

"Innocence Dies. Abby Doesn't."


Hari Rabu kemarin Aku, Levina sama Inggrid nonton dvd Let Me In. Cerita vampir-vampir gitu. Over all keren, suasana horornya bener2 kental, dan tokoh utamanya kayak punya 2 keperibadian gitu. Film ini dibintangi oleh aktris dan aktor ternama, sebut aja Chloe Moretz [Diary of a Wimpy Kid; Jack Ass], Kodi Smitt Mc-Phee, dan Richard Jenkins. This is not a beautiful movie, actually. Tidak seperti film Twilight saga dimana vampir bisa berkeliaran pada siang hari. Film Let Me In ini lebih mengumbarkan legenda kuno tentang vampir yang keluar pada malam hari. Film ini saya beri nilai 8, dan saya rekomendasikan buat kamu yang butuh pembaharuan atas film horor seks. Karena di dalam Film ini, kalian tak akan mendapatkan horor seks tersebut :) picture taken from Wikipedia


"Nothing as Big as Your First Love"

Habis gitu aku download film Little Manhattan. Dari total size 274MB, aku cuma download sampe 237MB. Sialan, gara2 modemnya disenggol adekku. Ya gak apa lah, aku akhirnya nonton sekitar 1 jam 15 menit. Film ini itu apa ya, lucu. Ini itu bercerita tentang gimana anak laki-laki bernama Gabe [Josh Hutcherson] yang kelimpungan gara2 his first lovenya, Rosemary [Charlie Ray]. This is pure love kids. Simply falling in love, jealous with other, and desperate when broke up. Film ini saya beri nilai 8,5. Buat kalian yang jenuh dengan sinetron cinta-cintaan, alangkah baiknya kalo nyoba nonton film ini ;)  picture taken from Google.





Nah hari Kamis kemarin aku, Fathia sama Inggrid ke Cito. Aku sama Fathia emang ada niatan baik buat nonton bioskop, sedangkan Inggrid memiliki alasan berbeda. Dia bilang gini "Ayo ke Cito. Aku pengen ngadem.." habis itu aku speecless terus ketawa. Betapa Inggrid terlihat sangat menggelikan dengan alasan konyolnya. Akhirnya gate bioskop dibuka tepat pukul 11.15 wib. Kami bertiga langsung masuk dan milih film apa yang akan kami tonton. Film yang ada di Cito untuk tanggal 22 Desember adalah MI-4 The Ghost Protocol, Breaking Dawn part1, Denisa apa gitu lupa judulnya, Pocong Juga Pocong sama satu lagi lupa -_-
Jadilah kami memilih film bertema vampir. Yap, kita milih nonton Breaking Dawn. Anehnya itu kan filnya tergolong udah agak lama, tapi kok masih ada di teater 2 ya?

Film ini tak jauh2 dari budaya 'bebas' ala orang western. Adegan ciuman berserakan mulai dari opening hingga di ending, apalagi pas di tengah2 film beeeh. Rasanya kaya dicekoki film dewasa dan film horor sekaligus. Kalian juga udah gak asing lagi sama pemain2 didalam film ini to? Bagus!
Film ini aku kasih nilai 8, itupun untuk orang dewasa. Bagi anak dibawah umur macam aku gini ya.. intinya jangan ditiru hal-hal yg negatif hehehehehehe

SELAMAT LIBURAN DAN TAHUN BARUUUUUU! Allah, orang tuaku, keluarga besar di Bandung, semua temen TK SD SMP SMA, AKU CINTA KALIAN SEMUAAA arigato gozaimas

Desember 11, 2011

dvd marathon [SHINee-Hello Baby] dan Let Me In tak kunjung dilihat

hello hello *SHINee mode: on*
ya, saya masih dalam kegiatan parade dvd. Stelah Hinokio sukses bikin saya terhenyak dengan alur familinya yang sangat berasa, saya melanjutkannya dengan menonton variety show SHINee. Iya, mereka yang boyband Korea itu. Satu hal yang pasti, this show success made me laughing sampe gulung-gulung di kasur. Mereka konyol dan sangat entertain. Ditambah anak yang mereka asuh juga lucu hahaha Yooguen-ah!

Variety show berjumlah 13 episode ini baru saya tonton sampe episode ke 7. Puas sekali sama kegiatan SHINee dalam mengasuh Yoogeun. I laugh often when someone of SHINee doing a hillarious joke.

taken from Google


there's no summary. Because this show akan dapet sekali keterkejutannya kalo sudah nonton sendiri, and well I got it :D
---------------------------------------------------------------------------

Next, saya mau curhat tentang nyali saya yang ciut pas awal nonton film Let Me In. Kenapa? awal adegannya aja loo udah suram-dingin-mencekam-muram gitu. Berlatar di kota New Mexico [kalo gak salah] yang sedang musim dingin. Banyangin, baru sekitar 10 menit, saya langsung mamatikan dvd playernya gara-gara ngeri sendiri. Bener2 payah!

Desember 10, 2011

dvd marathon [Hinokio]

hei there, saya balik lagi hehehe gak tau ya, saya lagi seneng-senengnya nulis di blog. Oke hari ini hari Sabtu, dan saya free! YES, I'M FREE. dan seperti anak bayi yang mendapat mainan baru, saya sangat senang. Kenapa? Karena saya bisa melanjutkan parade nonton saya. Yeeeey.

Film yang saya tonton masih berbau Jepang, dan masih tetap dibintangi oleh Kanata Hongo. This boy is just too cute. Judulnya Hinokio: Inter Galactic Love. Film Hinokio ini genrenya family, jadi kalian bisa nonton bareng adek/ kakak atau bahkan keluarga besar kalian. Disini Kanata berperan sebagai Satoru Iwamoto, anak yang harus ikut terapi soalnya kakinya bermasalah. Nah, untuk itu ayahnya menciptakan robot yang bisa dipakai sama Satoru supaya bisa mengenal dunia luar. Robotnya bernama Hinokio.
Kanata beradu akting sama Mikako Tabe dan Hirokita Maki.


Castnya:
Kanata Hongo as Satoru Iwamoto
Mikako Tabe as Jun Kudo
Horikita Maki as Erika

summary:

Satoru selalu berlari dari kenyataan. Dia tampak seperti tidak mau orang luar mengetahui keadaannya sedikitpun. Maka dia memakai robot yang dinamai oleh teman sekelasnya Hinokio, untuk melakukan aktivitasnya selama diluar rumah seperti sekolah, bermain dan lainnya.

Di kelasnya, ada Jun yang awalnya terlihat enggan bahkan terkesan ingin membully si Hinokio. Jun tentu tidak sendirian, ada 2 temannya lagi yaitu Kenta dan [lupa namanya]. Jun semacam ketua geng gitu. Nah sampai suatu hari ada game online yang sedang ngetren bernama Purgatory. Jadilah Satoru jadi rajin main game itu.

Jun yang semakin hari makin menunjukkan sikap enggannya pada Hinokio, akhirnya berubah menjadi baik. Dia baru sadar kalo Hinokio itu ya sebenarnya gak mengganggu dia.
Lain harinya, saat Jun pulang kerumah, dia kaget karena ada sepatu laki2 dewasa di rumahnya. Ternyata ibunya Jun membawa pria yang sepertinya akan menggantikan posisi ayah Jun yang telah meninggal. Tahu bahwa ibunya akan segera menikah lagi dan otomatis harus pindah rumah, Jun meminta pada guru wali kelasnya untuk mengajak beberapa temen-temennya untuk camping dan meminta supaya wali kelasnya tidak memberitahukan tentang kepergiannya pada siapapun.

Lalu Jun, Sumire, Erika, Hinokio, ibu guru dan temennya Jun yang aku lupa namanya pergi camping bersama. Mereka memasak makanan dan makan bersama kecuali Hinokio yang hanya mengisi ulang daya baterainya. Ketika malam menjelang, Sumire berkata pada Jun bahwa mereka harus bicara berdua. Jun setuju dan ternyata Sumire mengatakan bahwa dia mau menyalakan kembang api bersama Jun. Hanya berdua. Namun Jun menolak dan malah membawa pergi kembang api tadi, meninggalkan Sumire yang hampir menangis. Jun kemudian mengajak Hinokio dan Erika untuk ikut dengannya. Mereka bertiga pergi ke bukit dan menyalakan kembang api itu bersama dan berakhir dengan menatap hamparan langit malam berhiaskan bintang-bintang.

Dirumahnya, Satoru ini mengalami sedikit masalah dengan ayahnya. Dia tidak suka pada ayahnya karena menurut Satoru, ayahnya adalah penyebab ibunya meninggal. Jadilah ayah dan anak ini saling bungkam.

Suatu ketika, Jun ingin bertemu dengan Satoru. Mungkin untuk terakhir kalinya, Jun ingin melihat wajah asli Sawatoru. Dia akhirnya bertanya pada Hinokio apakah dia boleh berkunjung dan bertemu. Namun Hinokio menolak dan berakhir dengan Jun yang kesal menampar Hinokio dan pergi meninggalkannya.

Beberapa hari kemudian Jun tidak masuk sekolah dan wali kelasnya memberi tahu bahwa dia pindah. Hinokiopun merasa tidak enak karena pertemuan terakhirnya dengan Jun berakhir buruk. Namun masalah tak sampai disitu, Sumire yang masih kesal terhadap perlakuan Jun saat camping maju kedepan kelas dan menunjukkan sesuatu yang membuat Hinokio sesak dibuatnya.

Hinokio yang kesal lalu keluar kelas dan menelpon ayahnya. Tidak puas dengan respon ayahnya. Dia akhirnya memutuskan untuk menghancurkan tubuhnya dengan cara menabrakkan diri pada kereta yang sedang melintas. Otomatis, Satoru selaku pengendali Hinokio juga merasakan hal yang sama. Ayahnya segera pulang dan menemukan Satoru tak sadarkan diri langsung membawanya ke rumah sakit.

Jun, tanpa sepengetahuan Satoru, ikut berperan besar untuk keselamatannya.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Ada beberapa hal konyol mendera saya, saya kira subtitlenya salah dalam mengganti kata 'dia' untuk Jun. Di subtitlenya tertulis 'she' atau 'her'. Saya pun heran, akhirnya membiarkan saja. Dan ternyata si Jun ini cewek. ASDFGHJKL!@#$%^^&*(( saya tertipu! Padahal saya dulu suka sama si Jun hehe tapi gak papalah, filmnya bagus dan I got my eyes teary after watching this movie :']

here are some pict
Hinokio


Jun
Satoru



Jun  [elementary school] keren dan ganteng
Jun  [Junior High School] cantik :]
Erika and Hinokio
Sekarang ngelanjutin nonton variety shownya SHINee wkwkwwkw byee!

Desember 09, 2011

dvd marathon [Prince of Tennis]

Oh guys, saya baru saja melakukan pemanasan untuk parade dvd setelah menuntaskan UAS. Hasilnya cukup memuaskan dan proud of that. Well, lets's back to the topic, ya parade ini tadinya mau saya awali dengan mencicipi film Let Me In yang dibintangi sama Chloe Moretz tetapi gak jadi gara2 pas di awal film sudah bikin saya ngeri duluan. Sekedar info aja nih ya, dvd yg Let Me In ini aku beli yg asli bukan yg 8ribuan hehehe *belagu*

Parade dvd ini juga melibatkan banyak film barat dan drama Asia yang gak sempet ditonton, padahal beli kasetnya sudah sangat lama..



Finally, saya putuskan untuk nonton film Jepang yang diadaptasi dari komik berjudul sama yaitu Prince of Tennis. Ceritanya tentang anak cowo kelas 1 SMP-an yg diperankan dengan sangat baik oleh Kanata Hongo. Di film itu dia berperan sebagai Echizen Ryouma. Duh bener2 ganteng dan keren habis-habisan. He's really cute handsome boy, now he's a man.

Berhubung filmnya bagus, tangan saya gatel kalo gak berbagi sama yang lain hehe. Jadilah saya nulis post ini. Saya sangat berterimakasih sekali pada Sely yang notabenenya adalah pemilik file film Prince of Tennis, saya sih cuma minta softcopynya aja hehe

sekalian kasih summary tentang Prince of Tennis ah..
---------------------------------------------------------------------------

Ada anak baru yang dikirim dari Amerika buat semacam 'exchange atau seasons camp' ke Jepang. Si anak baru ini jago banget main tenisnya. Pernah dia ditantang oleh orang yang lebih tua dari dia buat tanding, dan tentu aja si anak baru ini yang menang. Di Jepang, dia akan tinggal bersama ayahnya yang juga ahli main tenis. Ayahnya kayak penjaga kuil, sukanya pake baju kimono item. Si anak baru ini namanya Echizen Ryouma.

Di sekolah barunya yang khusus untuk orang2 yang berminat sama olahraga tenis, dia akhirnya masuk ke klub yang udah pro gitu. Ketua kaptennya adalah Tezuka, orangnya tinggi dan berkacamata. Nah di klub itulah si Echizen ini belajar banyak hal, dimulai dari dia yang merubah sifat arogannya, tidak meremehkan orang lain dan mau diajak kerja sama.

Keika ada suatu kompetisi nasional, semua tim ikut ambil peran namun tidak dengan Echizen. Dia hanya menonton jalannya pertandingan hingga sang Kapten terluka akibat cedera pada lengannya dan kalah dalam satu set. Dan yang tersisa hanyalah Echizen.
--------------------------------------------------------------------------------------------

sekian summary dari saya hehehe sungguhan deh ya film ini bagus, buat semua umur, tanpa ada romance sama sekali namun menyenangkan.

nih beberapa gambarnya hehehehe sori burem :P

Echizen Ryouma


Echizen || Tezuka


Tezuka

Juni 28, 2011

Another Greatest Moment

Yak, hari ini adalah hari terakhir tes buat masuk SMA RSBI. Mata pelajaran yang diujikan lebih baik daripada yang kemarin. Lokasi tes adalah SMA Negeri 6 Surabaya. Tadi pagi bener-bener puyeng, soalnya kemarin malem habis begadang baca fanfiction. Harusnya belajar, malah baca bacaan begituan. Yasudahlah, es sudah mencair dan nasi sudah jadi bubur.

Pas ngerjain tes, rasa kantuk menyergap dengan brutal. Mata saya kiyep-kiyep gak karuan ngebaca soal. Bener2 payah, dan itu berlangsung selama 1 JAM! Iya, emang salah saya juga sih pake acara begadang.

*skip time*

Jam 10, tes selesai. Keluar dari ruang 11, turun tangga, ngobrol sama anak sesekolah. Akhirnya dijemput papa saya, dan saya malah di ajak ke kantornya. Nunggu kurang lebih 30 menit. Terus diajak ke tempat ngukur apa gak tau namanya, selama 40 menit. Jadi saya sukses jalan2 keliling kota. Terus saya di anter sampe SMP Negeri 32 Sby, dan sudah ada mama saya yang nungguin. Jadilah saya dioper-oper kayak bola sepak. Beeeh, dilanjutkan dengan kegiatan cap buat SKHU. Saya pun akhirnya meminta mama saya buat nganter ke SMP Negeri 22, gara2 smsnya Ardha yang bilang kalo saya dicariin Bu Muksin.

Masih dengan seragam biru putih yang saya kenakan sejak tes di SMAN 6, saya sampai di depan sekolah. Bertanya pada Lala tentang acara cap-cap-an. And you know what? Ternyata gak ada tuh kegiatan nempelin tangan yang udah dilumuri tinta ke lembaran SKHU.
Yah, terima saja fakta yang disuguhkan. *tarik nafas-hembuskan*


Ini bagian yang seru! Hari ini kelas 9D ngadain acara makan bersama dan nonton bersama! Walaupun ada beberapa teman yang gak dateng sih~
Baru nyadar juga kalo saya gak ada transport buat ke tujuan, Sutos. Dengan galau, saya dan Lala pergi ke rumahnya Rara. Disitulah saya temukan Puput, Prila, Rara, Pepi, dan Ma'ruf. Disitu juga saya temukan pencerahan, Ma'ruf bawa motor, dan gak ada yang nebeng dia.

HA! Akhirnya saya tanya, dan dia bilang gak apa kalo aku nebeng. Terimakasih, Tuhan. Tinggal minjem helm. Dari rumah Rara, saya jalan ke rumah Afiif. Untung Afiif ini anak baik, dan rajin menabung. Aku dipinjemin helm! YAP! Lengkap sudah alat2 yang dibutuhkan.

Layaknya anak SMA yang konvoi dijalanan dengan baju penuh bercak pilox, kami (Via, Rara, Pepi, Puput, Prila) bersepeda motor ria menembus jalan kecil demi menghindari kegiatan malak-memalak para polisi menuju Sutos.

Yang saya baru tau adalah, Ma'ruf kalo nyetir agak ngebut. Jadilah helm saya bolak balik membentur helmnya dia- Ma'ruf. Tadinya motor yang kami kendarai selalu jadi yang terdepan, dan keadaan berbalik 180 derajat saat memasuki pelataran parkir Sutos. Kami didului oleh teman2 yang seharusnya ada dibelakang. Jiahh 
Berhubung saya dan Ma'ruf belum pernah parkir di dalem, jadilah kita ngikutin teman2 yang ada di depan. Mereka muter bagian belakang bangunan, dan tiba2 ngelewatin jalan sempit yang ternyata...


mengarah keluar dari bangunan Sutos. GILA! INI BENER2 KONYOL! MUAHAHAHAHA! Jadilah kita masuk lagi ke pelataran parkir sambil ketawa ketiwi. Menemukan lokasi yang tampak layaknya parkiran motor, kami memarkirkan motor disitu. Mengacuhkan papan bertuliskan "Parkir Karyawan". 

Setelah tragedi 'Parkir' tadi, kami melangkahkan kaki menuju tempat dimana Laskar Muksinatin berada. Restoran QUA-LI. Setelah nyampe dan ditanyai mau pesan apa, saya duduk berhadapan dengan Puput dan Prila.

Kami berbincang2 ria tentang fanfiction, err mulai dari yang normal hingga membahas topik seme-uke. Fantastis banget bisa sharing sama mereka. Dan berkumpul bareng Laskar Muksinatin menjadi sebuah Hi-quality moment buat saya :D

Sehabis makan, kami melanjutkan acara foya-foya uang kas dengan menonton film horror bertajuk Insidious. Karena saya muslim, saya sholat dulu sama Prila. Men-jama' sholat dzuhur dan ashar. Barulah setelah sholat saya bergegas ke bioskop karena sedikit terlambat dengan jadwal film dimulai. Tampaklah sang leader dari Laskar Muksinatin, yaitu ibu Muksinatin- wali kelas 9D. Saya dan Prila nyamperin bu Muksin. Mengira bahwa Puput dan Lala belum masuk bioskop, saya dan Prila ke toilet. Eh gak taunya Puput sama Lala udah di dalem bioskop. Yaudah kita akhirnya masuk dengan tergesa. Tak hanya disitu, saya dan Prila kebingungan nyari tempat duduk. Maklum gelap. Akhirnya kami duduk disebelahnya Puput! Untung saja! Eh, ternyata saya dan Prila salah kursi. Pindahlah kami berdua, tapi masih bersebelahan dengan Puput!

Film yang kami tonton bener2 menunjukkan perbedaan film horror Indonesia dengan film horror luar negeri. Dengan efek sedemikian rupa yang sukses membuat saya dan teman2 teriak kaget. Namun tidak dengan Prila, kenapa? Karena dia udah pernah nonton. Ada baiknya juga sih, dia bisa ngasih tau mana aja scene yang ngagetin. Mantap! Dipenghujung film, kami kira bakalan happy ending, eh ternyata.. saya gak mau bongkar rahasia. KALIAN TONTON SAJA FILMNYA DAN RASAKAN SENSASINYA!

Lampu di bioskop dihidupkan, pertanda film telah tamat, walaupun menurut saya endingnya jauh dari kata tamat. Kami keluar dan membahas bagaimana bisa si Josh gak kembali ke tubuhnya, kenapa dia bisa kalah dengan nenek lampir sialan itu, kenapa endingnya sangat menggantung.

Saat pulang anak2 yang lain berpencar. Saya bergabung dengan Puput, Prila, Ma'ruf, Rara dan Pepi, turun ke lantai dasar. Sedikit mencuci mata. Namun Rara dan Pepi, memisahkan diri. Jadilah kami berempat bingung mau ngapain. Puput haus dan di depan kami ada sebuah mesin.
YA! Itu adalah mesin minuman istilah jadulnya Vending Machine. Hal konyol terjadi lagi. Kita berempat membaca cara menggunakan mesin ini.
  • Masukkan 2 lembar uang 1000 dan 1 lembar uang 5000
  • Uang tidak boleh kusut, lecek dan sobek
Puput mengeluarkan lembar-lembar rupiah, uang 5000nya yang sedikit kinclong dimasukkan ke dalem mesin. Lalu 1 lembar uang 1000 dimasukkan juga, nah kurang 1000 lagi kan?
Dimasukkanlah uang 1000 lagi, dan ternyata???

Uangnya keluar lagi dari itu mesin. Ditolak. 

Kita berempat ketawa-ketawa, ngerasa katro' gak pernah main beginian. That was awkward moment!

Ini mesin belagu amat, cuma gara2 uangnya lecek, kecel, kumel masa' dimuntahin lagi? Walhasil, kita tuker2 uang yang gak lecek nan kucel. Dan ternyata mesinnya mau nerima! Kita sumringah! Walopun yang beli cuma Puput hehehehe.

Nih gambar2 yang berhasil saya abadikan


Ini Puput lagi masukin duit

Puput, Prila, Ma'ruf